Tafakur

Panduan Hidup Itu Bernama Al Quran dan Sunnah

Ada sebuah time-management game yang menjadi favorit suami dan saya, yaitu: Laundry Tycoon, kami menyukainya karena melatih kami memilih prioritas urusan (pekerjaan, baik itu sektor privat atau domestik, misalnya: tugas  rumah tangga maupun sektor publik seperti: profesi bisnis, karier, ataupun pendidikan). Namun walaupun sudah kerap memainkannya ternyata masih ada yang belum saya ketahui ketika saya membaca panduan tutorial game dan how to play. Begitupula dalam hidup. Tetap butuh panduan kitab dari Sang Pencipta, yaitu: Al Quran dan rasulNya dalam Al Hadits berupa: sunnah-sunnah atau cara/metode/jalan hidup Rasulullah. Janganlah sampai kita sombong, merasa pintar dan merasa sudah bisa tanpa panduan hidup. (Definisi sombong menurut sabda Rasulullah adalah menolak atau tidak menerima kebenaran dan menghina atau meremehkan manusia).

The ones who do not believe may call me a text-book or an old-fashioned person, but I am tired repeating the same mistakes over and over again. Selain tidak efektif, juga capek menanggung konsekuensinya dan pembersihan dosanya, begitulah pengalaman membuktikan. Dan bukankah keledai tidak akan jatuh ke lubang yang sama sebanyak 2 kali? Misalnya: ada saja kegagalan dan kesulitan yang ternyata setelah ditelusuri rootcause-nya disebabkan tidak sejalan atau tidak selaras dengan sunatullah, berbuat dosa namun belum taubat.

Allah Subhanahu wa Ta’ala berfirman,

فَإِمَّا يَأْتِيَنَّكُم مِّنِّي هُدًى فَمَنِ اتَّبَعَ هُدَايَ فَلاَ يَضِلُّ وَلاَ يَشْقَى)(123 وَمَنْ أَعْرَضَ عَن ذِكْرِى فَإِنَّ لَهُ مَعِيشَةً ضَنكًا وَنَحْشُرُهُ يَوْمَ الْقِيَامَةِ أَعْمَى

“Maka jika datang kepadamu petunjuk dariKu, lalu barangsiapa yang mengikuti petunjukKu, ia tidak akan sesat dan ia tidak akan celaka. Dan barangsiapa yang berpaling dari peringatanKu, maka sesungguhnya baginya penghidupan yang sempit, dan Kami akan menghimpunkannya pada hari Kiamat dalam keadaan buta.” (Q.S Thaha: 123, 124)

Rasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam bersabda,
تَرَكْتُ فِيْكُمْ أَمْرَيْنِ لَنْ تَضِلُّوْا مَا تَمَسَّكْتُمْ بِهِمَا : كِتَابَ اللهِ وَ سُنَّةَ رَسُوْلِهِ
“Aku tinggalkan di tengah-tengah kalian dua perkara, tidak akan kalian tersesat jika berpegang teguh pada keduanya; Kitabullah dan Sunnah Nabinya.” (HR. Imam Malik)
الَ لِي رَسُولُ اللَّهِ صَلَّى اللَّهُ عَلَيْهِ وَسَلَّمَ يَا بُنَيَّ إِنْ قَدَرْتَ أَنْ تُصْبِحَ وَتُمْسِيَ لَيْسَ فِي قَلْبِكَ غِشٌّ لِأَحَدٍ فَافْعَلْ ثُمَّ قَالَ لِي يَا بُنَيَّ وَذَلِكَ مِنْ سُنَّتِي وَمَنْ أَحْيَا سُنَّتِي فَقَدْ أَحَبَّنِي وَمَنْ أَحَبَّنِي كَانَ مَعِي فِي الْجَنَّةِRasulullah Shallallahu ‘alaihi Wasallam berkata kepadaku, “Wahai, anakku! Jika kamu mampu pada pagi sampai sore hari di hatimu tidak ada sifat khianat pada seorangpun, maka perbuatlah,” kemudian beliau Shallallahu ‘alaihi Wasallam berkata kepadaku lagi, “Wahai, anakku! Itu termasuk sunnahku. Dan barangsiapa yang menghidupkan sunnahku, maka ia telah mencintaiku. Dan barangsiapa yang telah mencintaiku, maka aku bersamanya di Surga”(HR. Anas bin Malik)

Semoga Allah memberikan kita petunjuk, bimbingan, perlindungan, serta keselamatan dunia akhirat. Aamiin yaa mujibassailin…
Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s