Catatan Kajian

Azab dan Nikmat Kubur

Oleh: Ustadz Dr. Khalid Basalamah, MA
Masjid Al Ikhlas, Tangerang
Senin, 29 Agustus 2016

Kitab: Minhajul Muslim
“Konsep Hidup Ideal dalam Islam”
Syaikh Abu Bakar Jabir al-Jaza’iri

– Alam barzah: dimensi kehidupan berbeda dengan dunia. Bagaimanapun dan dimanapun seseorang meninggal, ruhnya sampai.
– Prinsip menjalani hidup: nikmati yang halal, tinggalkan yang haram, ada cobaan sabar, istiqomah, mati masuk surga.
– Seorang mukmin mengimani 2 malaikat yang bertanya di alam kubur.
– Allah mau kita selamat. Orang yang bertaubat 5 menit sebelum wafat tetap masuk surga, walaupun derajatnya berbeda dengan orang yang sudah lama ibadah.
– Maksud dari ‘menyombongkan diri dengan ayat-ayatNya’ adalah diingatkan tidak mau.
– Dosa seorang muslim yang belum ditaubati bisa disiksa kubur walau akhirnya masuk surga.
– Tips istiqomah: mulut jangan diam. Istighfar, qulhu 3x, qulhu 10x. Dekati masjid.
– Azab kaum Fir’aun:
QS Ghafir (40):
46. Kepada mereka diperlihatkan neraka, pada pagi dan petang, dan pada hari terjadinya Kiamat. (Lalu pada malaikat diperintahkan), “Masukkanlah Fir’aun dan kaumnya ke dalam azab yang sangat keras!”
– Orang yang beriman dengan orang yang zalim:
QS Ibrahim (14):
27. Allah meneguhkan (iman) orang-orang yang beriman dengan ucapan yang teguh (dalam kehidupan) di dunia dan di akhirat; dan Allah menyesatkan orang-orang zalim dan Allah berbuat apa yang Dia kehendaki.
– Rasulullah berlindung dari azab kubur.

اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ ، وَمِنْ عَذَابِ جَهَنَّمَ  ، وَمِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ، وَمِنْ شَرِّ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ

Allahuma inni a’udzubika min azabil kubur, wa min azabi jahannam, wa min fitnatil mahya wal mamat, wa min syarri fitnatil masiihi dajjal.

“Ya Allah, Sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari siksaan kubur, siksa neraka Jahanam, fitnah kehidupan dan setelah mati, serta dari kejahatan fitnah Almasih Dajjal.”
(HR. Bukhari-Muslim)

Dalam riwayat yang lain,
اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ عَذَابِ الْقَبْرِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَسِيْحِ الدَّجَّالِ، وَأَعُوْذُ بِكَ مِنْ فِتْنَةِ الْمَحْيَا وَالْمَمَاتِ . اَللَّهُمَّ إِنِّيْ أَعُوْذُ بِكَ مِنْ الْمَأْثَمِ وَالْمَغْرَمِ

“Ya Allah! Sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari siksa kubur. Aku berlindung kepadaMu dari fitnah Almasih Dajjal. Aku berlindung kepadaMu dari fitnah kehidupan dan sesudah mati. Ya Allah, Sesungguhnya aku berlindung kepadaMu dari perbuatan dosa dan hutang.”
(HR. Bukhari-Muslim)

– Cara menjaga keimanan:
1. Jangan tinggalkan majelis ilmu.
2. Amalkan.
3. Bentuk komunitas.
– Sahabat: orang yang menyelamatkan di jalan Allah.
– Amal yang mencegah azab kubur: semua ketaatan.
– Buku amal tidak bisa diperbaiki.
– Sholat tidak boleh di kuburan.
– Dosa terhadap manusia: minta maaf & kembalikan hak orang.
– Mendakwahi orang kafir: tanyakan bagaimana pendapatmu tentang Islam? Bimbing ucapkan syahadat.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s